Senin, 17 Juni 2013

TUGAS AKUNTANSI MANAJEMEN
MENERAPAN TERSELENTRALISASI DAN DESENTRALISASI DAN CONTOH PERUSAHAANNYA




Nama  :

Ana Wo Akeru                  11 008 008



BAB I 
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

          Dimasa ini tidak ada satu organisasipun yang dapat bertahan hidup tanpa memperhatikan garis kekuasaan dan wewenang. Lima dasar kekuasaan adalah kekuasaan balas jasa, kekuasaan paksaan, kekuasaan resmi, kekuasaan keahlian dan kekuasaan referensi. Pada umumnya seorang manajer yang efektif selalu melibatkan bawahannya dalam pengambilan keputusan, di sini manajer mendelegasikan wewenang mereka.
          Delegasi adalah proses penetapan kekuasaan atau pembagian keahlian dari satu tingkat kepemimpina ke tingkat yang selanjutnya. Delegasi kekuasaan dari setiap manajer dan perencanaan pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi erat sekali hubungannya dengan desentralisasi kekuasaan dari suatu organisasi.
          Perencanaan pekerjaan didasarkan pada jumlah kekuasaan dan penyaluran keahlian ke pada karyawan. Perusahaan yang semakin berkembang, para manajernya sebaiknya menerapkan sistem desentralisasi yang menunjuk kepada titik dalam hirarki organisasi, dimana pengambilan keputusan itu dilakukan.
          Pada umumnya, di dalam menangani bawahan penggunaan kekuasaan merupakan metode yang efektif dari pada menggunakan paksaan. Di sini situasi manajerial, fleksibilitas serta keluwesan memainkan banyak peran.  
          Bukan hanya pada wewenang di pemerinthan saja, wewenang dalam perusahaa pun sekarang lebih menggunakan sistem desentralisasi. Kelebihan dari sistem ini adalah sebagian keputuan dan kebijkan perusahaan dapat diputuskan oleh manajer jenjang rendah tanpa campur tangan pihak antasan. Dengan demikian kewajiban dan tnggung jawab perusahaan di tanggung oleh manajer tingkat/jenjang yang lebih rendah. Tetapi sistem yang lain seperti terselentralisasi mempunyai Kelebihan yaitu di mana manajer pusat tidak harus pusing-pusing pada permasalahan yang timbul akibat perbedaan pengambilan keputusan, karena seluluh keputusan dan kebijakan dikoordinir seluruhnya oleh manajer pusat.

B.     Tujuan dan manfan
1.      Memahami apa itu terselentralisasi dan desentralisasi
2.      Mengetahui penerapan terselentralisasi dan desentralisasi di dalam perusahaan
3.      Dapat memberikan contoh perusahaan yang termasuk terselentralisasi dan desentralisasi

C.     Rumusan Masalah
          Dalam pembuatan makalah ini kami memiliki permasalahan yaitu “bagaiman penerapan terselentralisasi dan desentralisasi di dalam perusahaan Matahari departemen store.



BAB II
ISI 


A.    DESENTRALISASI 
          Desentralisasi adalah pendelegasian wewenang dalam membuat keputusan dan kebijakan kepada manajer atau orang-orang yang berada pada level bawah dalam suatu struktur organisasi. Pada saat sekarang ini banyak perusahaan atau organisasi yang memilih serta menerapkan sistem desentralisasi karena dapat memperbaiki serta meningkatkan efektifitas dan produktifitas suatu organisasi.
          Kadar desentralisasi dalam perusahaan adalah dimana pekerja level bawah biasa memberikan input atau bahkan membuat keputusan Contoh Eksekutif AT & T melakukan desentralisasi pembuatan keputusan di divisi AT & T Universal Card Services guna menghadapi persaingan ketat dalam pasar kartu kredit.

B.     TERSELENTRALISASI
          Terselentralisasi adalah memusatkan seluruh wewenang kepada sejumlah kecil manajer atau yang berada di posisi puncak pada suatu struktur organisasi. Kadar pengambilan keputusan terkonsentrasi pada tingka level organisasi yang lebih tinggi. Contohnya Nibuhiko Kawanoto, presiden Honda Motor Company, bertnda atas pemikiran mengenai propek penjualan untuk Honda Accord yang paling laring dengan mengambil pesan langsung dalam mengelola devisi mobil honda. 

C.     PERBANDINGAN DESENTRALISASI DAN TERSELENTRALISASI

Desentralisasi 
  • Lingkungan kerja lebih kompleks, tidak pasti. Seperti : karakteristik pasar, tekanan kompetirif, dan ketersediaan material. 
  • Manajer level bawah mampu dan berpengalaman dalam membuat keputusan. 
  • Manajer level bawah ingin bersuara dalam membuat keputusan. 
  • Kepuasanna signifikan.
  • Kultur perusahan terbuka untuk memungkinkan para manajer bersuara tentang apa yang sedang terjadi. 
  • Perusahaan tersebar secara geografis. 
  • Implimntasi efetif dari strategi perusahaan tergantung pada manajer yang terlibat dan fleksibel. 
  • Karkteristik lain di dalam organisasi seperti biaya suatu keputusan, profesensi manajemen puncak, budaya organisasi, dan kemampuan manajer tingkat bawah.
Terselentralisasi
  • Lingkungan kerja stabil. 
  • Manajer level bawah kurang mampu atau berpengalaman dalam membuat keputusan dibandingkan manajer level atas. 
  • Manajer level bawah tidak mau memberikan suara dalam membuat keputusan 
  • Keputusan biasanya relatif minor. 
  • Organisasi cenderung menghadapi krisis atau berisiko atas kegagalan perusahaan. 
  • Organisasinya besar 
  • Implementasi efektif dari strategi perusahaan bergantung pada manajer yang bersekukuh tentang apa yang sedang terjadi. 
  • Karakteristik lain dari organsasi, seperti biaya & resiko yang berkaitan dengan keputusan , preferensi individual manajer dan rasa percaya pada karyawan ,budaya organisasi, dan kemampuan manajer tingkat bawah.

 D.    KELEBIHAN DAN KELEMAAN

Desentralisasi
Ø  Kedekatan dengan pasar.
Ø  Pengetahuan lokasi mengenai masyarakat dalam pengambilan keputusan perusahaan.
Ø  Penerimaan dan pengetahuan pelanggan yang lebih baik mengenai kebutuhan pelanggan karena kecenderungan ekonomi setempat.
Ø  Kenyamanan penyalur.

Terselentralisasi
Ø  Keterampilan khusus, bakat , dan teknologi kadang- kadang tidak mungkin diperoleh dan tidak praktis kalau ditempatkan diberbagai lokasi.
Ø  Efisiensi Biaya : biaya umum dan admin , tamaban staff, koordinasi produk, uang dan pengendalain manajemen.
Ø  Perbaikan dalam teknologi komunikasi baru- baru ini mempermudah pergerakan uang, informasi, transportasi , dan pemrosesan data dari lokasi sentral.


Contoh Perusahaan menerapkan desentralisasi : 
          Perusahaan Matahari department Store adalah sebuah perusahaan yang terjun dalam dunia penjualan barang-barang kebutuhan jasmani. Seperti halnya pakaian, sepatu-sandal, aksesoris dan lain sebagainya.
          Perusahaan yang termasuk supermarket ini menjual berbagai macam produk dari berbagai merk dan berbagai barang impor. Departemen ini memiliki banyak cabang di Indonesia, dengan 1 manajer jenjang bawah memimpin tiap cabang supermarket matahari yang ada.
          Perusahaan ini memiliki banyak cabang di berbagai tempat, tetapi hanya memiliiki satu induk perusahaan di Jakarta. Di setiap cabang tersebut selalu ada satu manajer yang memimpin, mengorganisir, dan mengimplementasikan keputusan-keputusan penting yang berkaitan dengan masalah yang terjadi di setiap cabang dimana manajer itu memimpin.
          Dari identifikasi tersebut perusahaan Matahari departemen store termasuk perusahaan desentralisasi. Dimana manajer pada jenjang yang lebih rendah sebagai pembuat pengambil dan pengimplimentasian mengenai keputusan penting yang berkaitan di wilayahnya. Dengan sistem ini, Manajemen puncak bebas dari pemecahan masalah harian dan terkonsentrasi pada strategi, pembuatan keputusan yang mempunyai tingkatan lebih tinggi dan pada masalah koordinasi. Dengan penerapan Desentralisasi di perusahaan Matahari departemen store , maka dapat Memberikan pengalaman berharga bagi manajemen lebih bawah atau manajer lokal dalam pembuatan keputusan.
          Dalam penerapannya, manajer tingkat bawah di matahari departemen store akan Penerimaan dan pengetahuan pelanggan yang lebih baik mengenai kebutuhan pelanggan karena kecenderungan ekonomi setempat.Tetapi dalam penerapan desentralisasi di perusahaan ini juga mempunyai kelemahan yaitu Memungkinkan manajer membuat keputusan tanpa sepenuhnya memahami gambaran keseluruhan dari perusahaan dikarenakan pemahaman yang sedikit mengenai strategi perusahaan , kurang koordinasi bagi manajer-manejer yang memiliki otonomi dan Manajer tingkat bawah dimungkinkan mempunyai tujuan yang berbeda dengan tujuan perusahaan secara keseluruhan. Matahari departemen store tidak sepenuhnya menerapkan desentralisisi, kadang matahari departemen store juga menetapkan terselentralisasi. Seperti keputusan tentang peraturan perusahaan secara keluruhan.

 
BAB III  
PENUTUP 

           Tersentralisasi berarti ada pemutusan dalam pendelegasian wewenang pada tingkat atas, sedangkan desentralisasi berhubungan dengan sampai dimana manajer melimpahkan wewenangnya kepada bawahan, apakah hanya sampai kepala bagian, kepala devisi atau kepala cabangdan lain sebagainya. Kedua sistem ini mempunyai kelebihan dan kelemahan seperti desentralisasi dengan kelebihannya seperti Manajer level bawah mampu dan berpengalaman dalam membuat keputusan dan Manajer level bawah dapat bersuara dalam membuat keputusan.Terselentralisasi dengan kelebihannya yaitu dimana manajer pusat tidak harus pusing-pusing pada permasalahan yang timbul akibat perbedaan pengambilan keputusan, karena seluluh keputusan dan kebijakan dikoordinir seluruhnya oleh manajer pusat. 
          Tetapi dapat kita liat ternyata dengan desentralisasi tugas dan wewenang semua kegiatan dimonitor secara cepat dan tepat. Ada faktor yang mempengaruhi derajat desentralisasi yaitu : Filsafat manajemen, Ukuran dan tingkat pertumbuhan organisasi, Startegi dan lingkungan organisasi, Penyebaran geografis organisasi, Tersedianya peralatan pengawasan yang efektif,Keanekaragaman produk dan jasa, Karakteristik organisasi lainnya dan Kualitas manajer 


DAFTAR PUSTAKA

http://organisasi.org/definisi_pengertian_sentralisasi_dan_desentralisasi_ilmu_ekonomi_manajemen
http://blognyayuwwdi.blogspot.com/2011/12/pengertian-sentralisasi-dan.html
http://www.artikata.com/arti-377863-tersentralisasi.html
http://www.slideshare.net/abdul14goni/sentralisasi-dan-desentralisasi-15875285
http://www.slideshare.net/adysetia1/desentralisasi-11208298
id.wikipedia.org/wiki/Desentralisasi
http://fardiansyah7fold.wordpress.com/wewenang-delegasi-dan-desentralisasi/
http://akuntansibisnis.wordpress.com/2010/06/16/desentralisasi-dan-akuntansi-pertanggungjawaban/

0 komentar:

Posting Komentar